Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas stabil karena Powell tetap pada sikap hawkish
Thursday, 26 June 2025 01:22 WIB | GOLD |GOLD

Harga emas tetap stabil selama sesi Amerika Utara pada hari Rabu, naik lebih dari 0,30% karena selera risiko membaik akibat de-eskalasi dan gencatan senjata konflik Israel-Iran. Data perumahan yang lebih buruk dari perkiraan di Amerika Serikat (AS) dapat menyebabkan tindakan oleh Federal Reserve (Fed). Namun, Ketua Jerome Powell mempertahankan retorika hawkish-nya, yang membatasi kenaikan emas batangan.

XAU/USD diperdagangkan pada $3.334, naik 0,34% karena Greenback memangkas sebagian kenaikan sebelumnya, sementara ekuitas AS diperdagangkan dengan kenaikan.

Ketua Fed Jerome Powell mengatakan selama kesaksiannya di hadapan Kongres AS bahwa tarif dapat menyebabkan lonjakan harga satu kali saja, tetapi menambahkan bahwa risiko yang terus-menerus cukup bagi bank sentral untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah.

"Jika itu terjadi dengan cepat dan sudah selesai, maka ya, kemungkinan besar itu hanya akan terjadi sekali saja" yang tidak akan menyebabkan inflasi yang lebih persisten, kata Powell. Namun "itu adalah risiko yang kami rasakan. Sebagai orang-orang yang seharusnya menjaga harga tetap stabil, kami perlu mengelola risiko itu. Hanya itu yang kami lakukan." Presiden Fed Boston Susan Collins menggemakan kata-kata Powell, dengan mengatakan bahwa kebijakan itu tepat, tetapi terbuka untuk pemotongan suku bunga yang lebih rendah akhir tahun ini.

Dari segi data, Penjualan Rumah Baru AS turun pada bulan Mei, karena suku bunga hipotek yang lebih tinggi mendekati 7%. Menjelang minggu ini, para pedagang akan memperhatikan rilis Pesanan Barang Tahan Lama, angka Produk Domestik Bruto (PDB), dan angka Klaim Pengangguran Awal.(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS